Berita

Senin, 28 Desember 2020 11:30

Partisipasi Pemilih di Malut Melebihi Target Nasional

Malut,kpu.go.id--Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020, tinggal menyisakan satu tahapan akhir. Yakni, tahapan penetapan kepala daerah terpilih.

 

Usai digelar pemungutan suara secara serentak di 260 daerah di Indonesia, Rabu, 9 Desember yang silam, penyelenggara lantas menyelesaikan tahapan paling krusial. Yaitu pleno rekapitulasi penghitungan suara.

 

Rekapitulasi dilakukan mulai dari Tempat Pemungutan Suara (TPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), hingga diplenokan oleh induk penyelenggara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten dan Kota.

 

Namun, penetapan pemenang pilkada belum bisa ditentukan secara langsung. Sebab, ada masa sanggah yang diberikan kepada para kontestan calon kepala daerah. Bila ada yang merasa keberatan dengan hasil rekapitulasi penghitungan, maka diberikan kesempatan koreksi.

 

Proses koreksi ataupun aduan terhadap hasil rekapitulasi KPU,  dapat dilayangkan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tapi, pihak MK tak asal begitu saja menerima pengaduan sengketa pilkada. Sebab, berkas aduan diperiksa terlebih dulu. Bila memenuhi persyaratan baru dilakukan proses administrasi hingga ke tahap persidangan di MK.

 

Setidaknya keputusan MK dalam persidangan merupakan titik akhir dari sebuah sengketa pilkada. Artinya, keputusan MK mengikat dan harus ditindaklanjuti oleh KPU. KPU melaksanakan pleno penetapan pemenang secara terbuka berdasarkan hasil keputusan MK.

 

Disisi lain, bila tidak ada komplain ataupun keberatan dari calon kepala daerah, maka tak ada proses sengketa pilkada di MK. Artinya, KPU tak perlu repot-repot menunggu lama untuk melaksanakan pleno penetapan pemenang pilkada.

 

Di Provinsi Maluku Utara (Malut), daerah yang turut dalam pilkada serentak, seluruhnya bermuara ke MK. Dari sepuluh daerah di sana, tercatat delapan pemerintahan yang melaksanakan pilkada serentak.

 

Diantaranya, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, Kabupaten Pulau Taliabu, Kota Ternate, dan Kota Tidore Kepulauan.

 

Diketahui, rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penghitungan suara di tingkat kabupaten dan kota di Malut, dilaksanakan sesuai jadwal (Senin 14 Desember-Kamis 17 Desember). Pleno tersebut berlangsung aman dan lancar.

 

Pilkada serentak di Malut, boleh dibilang cukup sukses. Terutama dari tingkat partisipasi pemilih. Sebab, partisipasi pemilih target nasional adalah 77,5 persen. Sementara, di Malut tak hanya menembus angka tersebut, melainkan melebihi dari presentase yang ditetapkan KPU Pusat.

 

 "Untuk itu, kami sangat berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat atas partisipasi dalam pilkada serentak di tahun ini," ujar Ketua KPU Malut, Pudja Sutamat. ( Hupmas-ZD)

Baca 35 kali

KPU Provinsi Maluku Utara

Adalah lembaga penyelenggara pemilihan umum (Pemilu) yang bersifat nasional, tetap dan mandiri yang bertugas melaksanakan pemilu, khususnya di Provinsi Maluku Utara

Alamat: Jl. Anggrek, No. 9, Dacomib, Kota Baru, Ternate Tengah, Kota Ternate 97731

Telepon: (0921) 3125957

Pengunjung

Hari Ini1
Pekan ini13
Bulan ini93
Total21272
23-01-2021

Polling

Bagaimana tampilan website KPU Malut saat ini?
© 2021 KPU Provinsi Maluku Utara. All Rights Reserved.