Olahraga dan Hiburan Bangun GSP

Print Friendly Version of this pagePrint |Get a PDF version of this webpagePDF

Ternate, malut.kpu.go.id - Sang surya yang tampak timbul dari laut, pancarkan kemilaunya pagi itu. Dari kejauhan tampak bagai semut hitam beriringan di sepanjang kawasan Jalan Pahlawan Revolusi, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut). Sekitar pukul 06.00 Bagian Timur Waktu Indonesia (BTWI), jantung kota Ternate dipenuhi ribuan warga berseragam kaos hitam dan putih. Area yang tak pernah sepi dari deru bunyi kendaraan itu, seakan hening sejenak. Namun, saat waktu menunjukkan jam 06.30 WIT, hingar-bingar musik memecah kesunyian tadi. Dentuman beat lagu berirama energik yang menghentak dari kotak pengeras pemutar musik.

Lagu bertempo tinggi itu telah memacu adrenalin siapa pun yang ada di sana untuk melakukan gerakan. Tiba-tiba, terdengar vokal tunggal nan lantang yang keluar dari microphone. Tampak diatas panggung seorang instruktur serta dua asistennya memperagakan sejumlah gerakan teratur untuk diikuti. Tarian modern yang dikemas dalam senam aerobic dan zumba, benar-benar membakar kalori ribuan warga berseragam hitam dan putih itu. Dari sisi belakang kaos yang menjadi seragam itu, bertuliskan: Mari Bersatu Untuk Memilih di Pilgub Malut, 27 Juni 2018 dan Jangan Golput. Sementara slogan kegiatan dipampang di sisi depan kaos: Gerakan Sadar Pemilu dan Demokrasi (GSPD). Secara nasional, kegiatan ini bertemakan “Gerakan Sadar Pilkada Serentak tahun 2018.”

Pagi di Ahad (29/10), itu, seluruh komponen Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Malut, tampak cukup sibuk. Kegiatan yang diprakarsai KPU, itu tak lain untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi. Baik bagi pemilih pemula maupun peserta pemilihan. Kegiatan sosialisasi yang dikemas dalam paket olahraga itu, boleh dibilang cukup mengundang animo masyarakat.

Warga yang berkunjung ke pusat tempat kegiatan melebihi 1000 peserta yang terukur dari daftar pengambilan kaos dan kupon undian. Artinya, acara yang dihelat sekitar dua setengah jam itu, melebihi ekspektasi pihak penyelenggara. Boleh dibilang KPU cukup sukses dalam mengemas kegiatan sosialisasi dengan hadirnya ribuan warga. Rupanya dibalik sukses penyelenggaraan, ada sebuah magnet yang menjadi daya tarik. Ya... undian berhadiah dengan beraneka ragam barang yang ternyata cukup efektif merangsang warga berbondong-bondong ke tempat acara.

Pesan-pesan yang menjadi menu utama kegiatan, setidaknya dapat disosialisasikan dalam sebuah kegiatan nan sederhana. Walau singkat kata dan singkat waktu, sosialisasi yang dipaparkan di setiap sesi sepertinya cukup berjalan efektif. Selain Provinsi Maluku Utara kegiatan serupa juga diselenggarakan di 17 Provinsi lainnya, serta 115 Kabupaten dan 39 Kota di nusantara. Surat edaran Ketua KPU Republik Indonesia (RI) bernomor 561/PP 08- SD/06/KPU/X/2017, tertanggal 3 Oktober 2017, menjadi acuan resmi diselenggarakannya kegiatan tersebut.

Selain masyarakat umum, hadir pula perwakilan dari Partai Politik (Parpol), serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Massa (Ormas), dan Organisasi Kelompok Pemuda (OKP). Perwakilan instansi atau lembaga-lembaga pemerintahan terkait, serta seluruh unsur stakeholder yang terkait dalam proses pembangunan demokrasi.

Pemilihan Serentak 2018 tentu menjadi titik fokus KPU sebagai pihak penyelenggara. Seluruh aspek yang menjadi bagian dalam proses hajatan akbar 2018 itu, disampaikan Syahrani Sumadayo, Ketua KPU Provinsi Malut secara mendetail. Tahapan yang sudah terprogram dan terjadwal, tentunya tak boleh sampai bergeser. Untuk itu, kata Syahrani, seluruh pihak penyelenggara yang terlibat dalam Pemilihan Serentak 2018, tak boleh asal-asalan dalam bekerja. “Penyelenggara pemilu di semua tingkatan harus mengelola setiap tahapan secara profesional dan berintegritas,” jelas Syahrani dalam menyampaikan sambutan Ketua KPU RI.

Sementara Sekretaris Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyampaikan satu poin penting. Tauhid yang didelegasikan Walikota Ternate, Drs. H. Burhan Abdurrahman, dalam acara tersebut, fokus pada persoalan E-KTP. Dia menghimbau warga yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau E-KTP, agar segera melakukan rekam data di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Sambutan terakhir disampaikan orang nomor satu di Malut. Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Hj. Ati Amin, mewakili Gubernur Malut, KH. Abdul Gani Kasuba, Lc. Cukup banyak yang diutarakan delegasi gubernur itu. Salah satunya yakni soal partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2018. Menurutnya, tingkat partisipasi pemilih wajib ditentukan lebih dini. Bagi dia, kalangan pelajar tingkat atas sudah sepantasnya memperoleh pengetahuan tentang proses pesta demokrasi secara memadai.

Undian berhadiah adalah sesi penutup yang mendebarkan. Kenapa tidak? Suasana tegang tentu dirasakan 1000 lebih peserta yang kuponnya diundi panitia secara terbuka. Sejatinya, kegiatan yang dibingkai dalam paket olahraga dan hiburan ini, menjadi landasan bagi masyarakat untuk membangun gerakan sadar pemilu (GSP). (ZD/tim-hupmas/kpu-malut)

Read 107 times

KOMISIONER DAN SEKRETARIS KPU PROVINSI MALUKU UTARA

link kpu
link bawaslu
link dkpp
link mk 5
ppid