SMA Negeri 10 dan SMK Negeri 1 Ternate Ikut Kelas Pemilu

Print Friendly Version of this pagePrint |Get a PDF version of this webpagePDF

Ternate, malut.kpu.go.id - Dengan hadirnya Rumah Pintar Pemilu (RPP) menjadi pusat pengetahuan kepemiluan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara secara kontinyu membuka kelas pendidikan calon pemilih pemula. Hal tersebut dilakukan dengan harapan dapat menghasilkan pemilu yang berkualitas dan mencerdaskan para pemilih, khususnya untuk segmen pemilih pemula. Diharapkan juga, mereka para pemilih pemula bisa terlibat langsung dalam setiap tahapan pemilu atau setidaknya datang ke tempat pemungutan suara (TPS) dan menggunakan hak suaranya dengan benar.

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dari pemilih pemula, KPU Provinsi Maluku Utara bekerja sama dengan SMA/SMK di Kota Ternate dengan membuka kelas pemilu di RPP dengan menyelipkan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) yang disertai dengan simulasi pencoblosan dalam pemilu di TPS.

Bertempat di RPP KPU Provinsi Maluku Utara Jl Anggrek No 9 Lingkungan Dakomib Kelurahan Kota Baru, Ternate Tengah, Senin(18/9) digelar kelas pemilu dan simulasi pemungutan dan penghitungan suara. Hadir siswa-siswi SMA Negeri 10 Ternate di sesi pagi dan SMK Negeri 1 Ternate pada sesi sore.

Ketua KPU Provinsi Maluku Utara, Syahrani Somadayo mengatakan, memilih di Indonesia adalah hak dan bukan kewajiban, sehingga perlu kesadaran bersama dalam menggunakan hak tersebut. “Untuk itu gunakan hak secara benar, sehingga pilihan Anda menghasilkan pemimpin yang berkualitas”, terangnya.

Secara bergantian anggota KPU Provinsi Maluku Utara, Buchari Mahmud, Kasman Tan, Safri Awal dan Pudja Sutamat memberikan pandangan umum tentang kepemiluan. Diantaranya, sistem pemilu di Indonesia, tahapan pemilihan/pemilu, penyelenggara pemilu secara berjenjang dan teknis pemungutan suara beserta penghitungannya.

Pudja Sutamat Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat mengatakan, secara umum partisipasi masyarakat mempunyai kecenderungan menurun. “Mulai dari pemilihan legislatif, pemilihan presiden dan pemilihan kepala daerah trennya terus menurun. Untuk itu, penting KPU melakukan kelas-kelas pendidikan pemilih atau bentuk lainnya untuk mendorong kesadaran bahwa keterlibatan masyarakat sangatlah penting untuk mewujudkan pemilu yang berkualitas”, jelas Pudja.

Sebanyak 65 orang siswa siswi SMA Negeri 10 Ternate dan SMK Negeri 1 Ternate ini begitu antusias mengikuti penyampaian materi singkat edukasi bagi siswa-siswi sebagai pemilih pemula pada Pilkada Serentak 2018, Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 hingga saat simulasi di tingkat TPS.

Semoga dengan kegiataan kelas pemilu ini bisa menggenjot partisipasi masyarakat dalam pemilu bisa meningkat, khususnya untuk segmen pemilih pemula untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas dan pemimpin yang berkualitas. (ZD/tim-hupmas/kpu-malut)

Read 371 times

KOMISIONER DAN SEKRETARIS KPU PROVINSI MALUKU UTARA

link kpu
link bawaslu
link dkpp
link mk 5
ppid