TPS Ramah Penyandang Disabilitas

Print Friendly Version of this pagePrint |Get a PDF version of this webpagePDF

Ternate, malut.kpu.go.id - Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara tahun 2018 serta Pemilu 2019 pada semua segmen pemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut), gencar melakukan kegiatan sosialisasi.

Pada Minggu (1/4), digelar sosialisasi pemilihan gubernur untuk penyandang disabilitas di Aula RRI Ternate. Kegiatan tersebut melibatkan 81 peserta yang dihimpun dari komunitas penyandang disabilitas di Kota Ternate di bawah naungan Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Maluku Utara.

Ketua KPU Malut Syahrani Somadayo pada pembukaan sosialisasi mengatakan, penyandang disabilitas mempunyai hak yang sama dengan yang lain. “Penyandang disabilitas mempunyai hak memilih setara dengan warga lainnya. Bagi penyandang disabilitas tidak perlu minder, sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) juga memiliki hak dalam memilih pada setiap pemilihan umum,“ ujar Ketua KPU Malut, Syahrani Somadayo.

Ketua KPU Malut juga meminta kepada PPDI agar menyerahkan daftar nama anggotanya untuk diidentifikasi dalam daftar pemilih hasil pencocokkan dan penelitian yang telah dilakukan oleh petugas pemutakhiran sebelumnya. Langkah ini untuk memastikan berapa banyak kategori disabilitas dan persiapan pelayanan kepada mereka.

Komisioner KPU Malut, Kasman Tan menjelaskan tahapan pemungutan di dalam tempat pemungutan suara (TPS). “Untuk penyandang disabilitas diberikan kemudahan akses dalam TPS. Khusus untuk tuna netra disiapkan template, agar saat pencoblosan tepat pada sasaran dalam kolom setiap calon. Diharapkan tidak ada lagi surat suara yang rusak akibat salah coblos,” terang Kasman.

Sementara itu, Pudja Sutamat, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Malut mengharapkan partisipasi penyandang disabilitas dapat meningkat setelah adanya sosialisasi tersebut. “Memang disadari secara umum dari pemilu ke pemilu partisipasi pemilih mempunyai tren menurun. Tapi, syukur alhamdulillah di beberapa kabupaten/kota di Maluku Utara partisipasinya di atas target nasional, yakni lebih dari 80%,” jelas Pudja.

Sosialisasi ini dipandu langsung oleh Kepala Sekolah Luar Biasa (LB) Sasa, Abdullah Ishak, S.Pd. Ketua PPDI Malut, Soleman Laure, yang turut hadir dalam kegiatan itu, tak ketinggalan memberikan saran. “Kalau boleh dalam pembuatan Tempat Pemungutan Suara (TPS) ada akses buat penyandang disabilitas,” harap Suleman La Ure.

Sosialisasi ini diakhiri dengan simulasi tata cara pencoblosan bagi penyandang disabilitas pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara tahun 2018. (ZD/tim-hupmas/kpu-malut)

Read 67 times

KOMISIONER DAN SEKRETARIS KPU PROVINSI MALUKU UTARA

link kpu
link bawaslu
link dkpp
link mk 5
ppid