Coklit Meluncur, KPU Raih Rekor MURI

Print Friendly Version of this pagePrint |Get a PDF version of this webpagePDF

Ternate, malut.kpu.go.id - Sesuai surat edaran Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) bernomor 60/PL-03.1-SD/01/KPU/I/2018, tertanggal 18 Januari 2018, tentang Gerakan Pencocokan Data dan Penelitian Data Pemilih (Coklit) serentak seluruh Indonesia. Kegiatan ini mulai dilaksanakan sejak Sabtu (20/1) dan dijadwalkan berakhir pada Minggu (18/2). Artinya, pelaksanaan Coklit berlangsung selama sebulan.

Coklit adalah sebuah program baru yang pertama kali dicetuskan KPU RI yang menjadi perhatian nasional. Dalam sejarah demokrasi dunia Coklit merupakan gagasan terbaru yang diluncurkan pihak penyelenggara pemilu di Indonesia. Uniknya, Coklit diperkenalkan kepada masyarakat dalam Pilkada Serentak 2018, yang digelar pada sebagian besar wilayah di nusantara. Jadi, tak heran bila Museum Rekor Indonesia (MURI) memberi apresiasi yang tinggi terhadap KPU RI. Rekor MURI yang diperoleh KPU RI melalui Program kegiatan Coklit serentak merupakan pencapaian terbaik dari sebuah strategi untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

Coklit di Malut

Di Provinsi Maluku Utara (Malut), KPU Malut melaksanakan Coklit di 10 daerah Kabupaten dan Kota. Kegiatan ini dikoordinir langsung oleh Ketua KPU Provinsi Malut beserta anggotanya. Tak hanya itu, personil sekretariat KPU Malut juga dilibatkan dalam tahapan yang masuk dalam agenda nasional itu.

Pemantauan dan pendampingan terhadap Petugas Pemutakhiran Data Pemilu (PPDP) adalah hal penting yang wajib dilakukan komisioner. Untuk itu, Ketua KPU Provinsi Malut, Syahrani Somadayo berikut komisioner lainnya, terjun langsung ke lima wilayah yang tersebar di daerah kepulauan ini. Syahrani Somadayo di Kota Ternate, Pudja Sutamat di Kota Tidore Kepulauan, Kasman Tan di Kabupaten Halmahera Barat, di Halmahera Selatan di-handle oleh Safri Awal, dan Buchari Mahmud di Kabupaten Pulau Morotai.

Sedangkan Kabupaten Halmahera Utara dilakukan Sekretaris KPU Malut, Mukmin Buamona. Nah, untuk wilayah Kabupaten Kepulauan Sula, Pulau Taliabu, Halmahera Timur, Halmahera Tengah dilakukan staf sekretariat KPU Malut.

Sementara itu, sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) Coklit, pada hari pertama ditargetkan minimal lima rumah warga yang harus dikunjungi. Petugas PPDP harus bekerja sesuai mekanisme dan prosedur pelaksanaan yang telah ditentukan. Untuk itu, diperlukan pengawasan secara langsung oleh KPU Kabupaten/Kota dengan melakukan supervisi dalam aktifitas pendataan oleh petugas PPDP.

Gerakan Coklit serentak tidak hanya memeriksa keberadaan calon pemilih, melainkan sosialisasi kepada warga mengenai tahapan pilkada, terutama hari pencoblosan tanggal 27 Juni 2018. Gerakan Coklit dilaksanakan di daerah-daerah yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2018. (ZD/tim-hupmas/kpu-malut)

Read 96 times

KOMISIONER DAN SEKRETARIS KPU PROVINSI MALUKU UTARA

link kpu
link bawaslu
link dkpp
link mk 5
ppid