Bingkisan KPU Jelang Pemilu

Print Friendly Version of this pagePrint |Get a PDF version of this webpagePDF

Ternate, malut.kpu.go.id - Ahad, 7 April 2019, perlahan sinar matahari mulai menyala di perairan Kota Ternate. Begitu nampak sebuah pemandangan nan takjub. Seakan sang surya timbul ke permukaan dari bawah laut, memberi pancaran ultraviolet pagi itu. Sepanjang perairan di bawah kaki gunung Gamalama pun dibuat mengkilap oleh sang raja pagi. Riak kecil air laut bermandikan cahaya mentari terlihat berkerlap-kerlip.

Sementara di pelataran Taman Nukila, di area Tapak, yang berada di bibir pantai, ribuan orang berjejal disitu. Rindangnya dedaunan pepohonan di sepanjang kawasan tersebut, tak bisa mengimbangi padatnya massa.

Rupanya, Pemilu Run 2019 menjadi pemicu banjir manusia di Jalan Tapak I hingga Tapak III, di Kota Ternate, itu. Tepatnya di area Taman Nukila, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara (Malut) tengah menghelat sebuah event akbar. Acara yang melibatkan KPU Kota Ternate tersebut, bertemakan "Pemilih Berdaulat, Negara Kuat".

Kegiatan ini merupakan agenda nasional KPU Republik Indonesia (RI). Pelaksanaan event Pemilu Run 2019, tak ubahnya misi KPU untuk pemilu 2019. Yakni, dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

Tarian samba, flamenco, mambo, rumba, salsa, calypso, merengue,   cumbia, reggae, serta hip-hop, dipersembahkan. Dengan musik latin berirama cepat, seluruh tarian tadi disuguhkan dalam step aerobic. Dimana dikenal sebagai senam zumba. Sekitar 3.000 lebih peserta Pemilu Run 2019 yang berseragam orange, tampak bersemangat mengikuti aba-aba dan gerakan instruktur zumba. Begitu pula dengan ratusan panitia penyelenggara event yang berseragam tosca green.

Sejam bersenam, sejak pukul 06.00-07.00 waktu setempat, selanjutnya dilakukan jalan santai. Selama kurun dua jam melalui rute yang telah diatur, sedikitnya 5 (lima) kilometer jarak ditempuh sampai kembali ke titik awal di kawasan Tapak.

Setelah berkumpul, Ketua KPU Malut, Syahrani Somadayo, merasa sangat bangga dengan antusias warga dalam acara Pemilu Run 2019. "Semoga pada hari H pemilu, 17 April 2019 nanti, semangat masyarakat Maluku Utara seperti semangat menghadiri Pemilu Run 2019," kata Syahrani.

Artinya, Syahrani cukup menaruh harap terhadap masyarakat Malut khususnya, dan Indonesia secara umum, agar menggunakan hak pilihnya saat pemilu 17 April mendatang. "Jangan golput, karena suara Anda (pemilih-Red) sangat berarti dalam proses demokrasi. Terutama dalam menentukan pemimpin bangsa dan para wakil rakyat," ucap Syahrani, menyerukan.

Komisioner KPU Malut Pudja Sutamat mengumumkan pemenang lomba mural. Sekedar diketahui, kompetisi mural digelar KPU Malut sejak dua pekan yang silam. Total hadiah senilai Rp28,5 juta dibagikan pada enam pemenang.

Dalam kegiatan Pemilu Run 2019 ini, hadir seluruh unsur musyawarah pimpinan daerah (muspida) setempat, serta seluruh elemen peserta pemilu. Walikota Ternate dan Gubernur Malut turut pula menghadiri acara tersebut.

Bagi-bagi hadiah door prize menjadi bungkusan penutup dari bingkisan KPU jelang pemilu 2019. Setidaknya ribuan massa yang memadati seluruh kawasan Tapak, jadi bukti betapa besarnya animo masyarakat. Terutama dalam mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu. [Pemilih Berdaulat, Negara Kuat] (ZD)

Read 182 times

KOMISIONER DAN SEKRETARIS KPU PROVINSI MALUKU UTARA

link kpu
link bawaslu
link dkpp
link mk 5
ppid