PPK dan PPS Sedang Dievaluasi Kinerjanya

Print Friendly Version of this pagePrint |Get a PDF version of this webpagePDF

Ternate, malut.kpu.go.id - KPU Kabupaten/Kota saat ini sedang melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Evaluasi ini dilakukan dalam rangka pembentukan penyelenggara ad hoc untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

Pudja Sutamat, anggota KPU Malut Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat mengatakan, sebelum tanggal 9 Maret 2018, PPK dan PPS harus sudah siap. “Memang berbeda dengan proses pembentukan dan seleksi penyelenggara ad hoc pada Pemilu sebelumnya. Untuk kesempatan pada Pemilu 2019, PPK dan PPS dilakukan pengangkatan kembali dari PPK dan PPS Pilgub,” kata Pudja.

Pudja menjelaskan, karena jumlah PPK pada Pemilihan Gubernur saat ini berjumlah lima orang, maka untuk mendapatkan tiga orang PPK Pemilu dibutuhkan metode evaluasi. “Evaluasi kinerja menggunakan sejumlah pernyataan yang selanjutnya diberikan nilai sehingga pada akhirnya menghasilkan penilaian akhir,” tambah Pudja.

Penilaian akhir tersebut akan menyatakan, direkomendasikan dan tidak direkomendaskan. Yang menilai di antaranya, semua anggota PPK, sekretaris PPK dan KPU kabupaten/kota. Selanjutnya, KPU kabupaten/kota mengeluarkan peringkat satu sampai dengan lima. Peringkat satu sampai dengan tiga, siap ditetapkan sebagai anggota PPK dan peringkat empat dan lima menjadi daftar tunggu.

Khusus untuk PPS juga dilakukan hal sama, diperingkat satu sampai dengan tiga. PPK dan PPS Pemilu 2019 akan bekerja 16 bulan, jika diangkat mulai bulan Maret 2018. “Kami berharap PPK dan PPS yang ditetapkan nanti dapat menjaga integritas dan profesionalitasnya sebagai penyelenggara Pemilu 2019,” pesan Pudja. (*/tim-hupmas/kpu-malut)

Read 114 times

KOMISIONER DAN SEKRETARIS KPU PROVINSI MALUKU UTARA

link kpu
link bawaslu
link dkpp
link mk 5
ppid